Ibu Kera terpaksa jadi janda
Ah, ya, Ada satu lagi serial kancil yang belum kukisahkan, Ini cerita tentang kancil dan seekor kera besar, bisa jadi siamang atau urangutan,
Kera bertanya, "Ka
Bacaan Terbaru Selamat Membaca (^_^)
Kami Butuh Jagoan Sungguhan, Bukan Dadakan!
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.52
with No comments

Wabah sebelum pemilu itu biasanya adalah munculnya jagoan-jagoan dadakan, Entah dari mana datangnya, tiba-tiba banyak diliput media, seolah pahlawan, Gelar haji, datuak, bangsawan, semuanya di
Taimpik di Ateh
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.48
with No comments

Ada lagi kisah lain, saat kancil mendapati seekor kerbau dililit oleh ular yang berdiameter kurang lebih 30 senti, Kerbau minta bantuan kancil, karena ia merasa telah dizalimi,
Karena sebelum
Cadiak nan Indak Galia
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.45
with No comments

Lain dengan buaya, lain pula kisah kancil dengan macan belang, Saat dijepit macan, kancil berusaha mencari peluang,
Ia katakan pada macan, bahwa ada mahkota raja hutan yang harusnya
dipakai
Takuruang di Lua
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.42
with No comments

Ijinkan aku berbagi tentang kisah kancil dan buaya, Kisah saat di pinggir sungai, kancil digigit kakinya oleh buaya, Kancil takut? Pasti! Namun menariknya ia masih bisa mencari solusi lolos dar
Bukik Tinggi, Kurai dan Bukittinggi, Mana yang Dahulu Menjadi Ibukota PDRI?
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.40
with 1 comment

Kadang saya pun
bingung bagaimana untuk membahasakan, karena nyatanya, empat nama di
atas berbeda, meski sedikit orang yang menyadari,
Baiknya kita mulai dari Agam, sebuah Kabupaten
Perbedaan Kita Bukanlah Rahmat
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.34
with No comments

Perbedaan yang merupakan rahmat bukanlah perbedaan yang menimbulkan permusuhan,
Perbedaan yang merupakan rahmat, adalah perbedaan cara dalam mencapai satu tujuan,
Tujuan kita -sebagai m
Suuzan, Suuzan, Suuzan, Jangan Pernah Dekati Dia Lagi!
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.31
with No comments

Seorang
wanita muda naik ke sebuah bus kota. Penuh sesak, tak ada satu pun
tempat duduk tersisa. Namun ia tak kehabisan akal, ia mendekat pada
bangku seorang pemuda, berharap sang pemuda berm
Karena Beda Persepsi
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.27
with No comments

Ada perbedaan pemahaman antara ulama dan masyarakat awam mengenai tasawuf dan para sufi, Saat ulama memahami tasawuf sebagai ilmu untuk menyucikan hati, Masyarakat awam masih banyak yang menga
Sukses Adalah Usaha
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.23
with No comments

Jika kesuksesan dan kegagalan itu dilihat dari tercapainya tujuan, Maka beberapa Nabi akan dicap gagal, karena tidak bisa membuat umatnya beriman, Namun ternyata tidak! Ternyata kesuksesan diuk
Belajar dari Bali
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 12.11
with No comments

Aku sempat terkejut saat tahu bahwa ayah melakukan
studi banding ke Bali. Bagaimana bisa? Kenapa harus Pulau Dewata? Kenapa bukan
Aceh yang jelas dengan kanun agamanya? Masih banyak kenapa
Ini Salah Menteri Pendidikan
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 07.22
with 2 comments

Dua bulan lagi UN akan ku jalani. Walaupun belajar di pesantren, yang
notabenenya adalah institusi pendidikan agama yang harusnya independen,
ternyata peraturan mentri pendidikan tetap saja men
Terlanjur Menebar Benci
Posted by Fakhry Emil Habib
Posted on 03.22
with No comments

Suatu waktu, Gari mendengar kabar bahwa "Fulan" melakukan kesalahan,
Namun Gari tidak bisa memastikan dengat teliti, apakah aib tadi benar-benar ada pada diri "Fulan",
Tapi dia sudah te