Home » » Tasawuf di Bawah Bimbingan Buya Deswandi

Tasawuf di Bawah Bimbingan Buya Deswandi

Sekolahku dulu. sedikit berbeda dengan yang lain karena disana kami diajarkan untuk bertasawuf.

Eit, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, kawan, karena jika kau tahu apa itu tasawuf, maka kau akan jatuh cinta.
 
Berawal dari penjelasan Buya Deswandi (guru tasawufku waktu itu) yang menjelaskan pentingnya belajar tashawuf, yang jika diterjemahkan adalah proses penyucian jiwa,
Secara praktisnya, fikih mengatur urusan ibadah badan seperti shalat dan jual beli, sedangkan tashawuf mengurus urusan akhlak, urusan hati, seperti iri, sombong, gunjing dan lainnya,


Bahkan saking pentingnya, Buya Deswandi mengutip sebuah kaidah umum antara fikih dan tasawuf, "siapa yang mendalami fikih tanpa menyelami tasawuf maka ia telah berprilaku zindiq (menghancurkan agama)". Subhanallah,

Kini baru bisa ku cerna, pentingnya tasawuf.

Kawan, biar kujelaskan dengan contoh,

Di dalam fiqih, kewajibanmu untuk shalat Jumat gugur hanya dengan mengikuti satu rakaat terakhirnya saja. Namun jika ditilik dari kajian tasawuf, akankah kau dapatkan pahala?

Kemudian, di dalam kajian fikih, jika kau memberiku baju seharga 3 miliar, maka aku boleh saja menggunakannya sebagai keset kamar mandi karena baju itu sudah jadi punyaku. Namun akankah kau rela jika baju pemberianmu aku jadikan keset? Disinilah tasawuf beraksi,

Lagi, seorang istri di dalam fiqih boleh saja meminta upah kepada suaminya atas jasanya menyusui anak-anak mereka berdua. Namun jika kita kemukakan pandangan tasawuf, pantaskah?

Maka akankah kita hanya mengedepankan aspek ibadah ritual (fiqih) tanpa menyeimbangkannya dengan ibadah spiritual (tashawuf)?

Oh, ya, Buya Deswandi dulu juga mewanti-wanti ajaran-ajaran tasawuf yang tidak sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah. Makanya, dalam belajar tasawuf pun harus diseimbangkan dengan fikih, karena keduanya bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

Semoga Allah selalu menuntun kita untuk jadi lebih baik.. ^_^

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Facebook | Twitter | Google+
Copyright © 2013. Al-Fatih Revolution Brotherhood - Tolong sertakan sumber saat mengutip :)
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger